Thursday, September 5, 2013

belasungkawa sedasawarsa kehidupan perempuan marhaen

rasa dukacita itu seperti tempias rintik renyai hujan kala senja yang mungkin sukar untuk dilihat namun dapat dirasa. dan, ini kisah belasungkawa sedasawarsa kehidupan seorang perempuan marhaen. sinis.

pernyataan paradoks yang mencolok rasa. telan sahaja, usah ludahkannya di merata.

dunia sudah semakin tua untuk melayan kerenah kita. sudah penat dan lelah  seperti bebelan kita biasanya. 

lalu, eskapisme menjadi pilihan. elak, lari, hilang dan lenyap... ...

sedangkan itu semua khayalan.

sedasawarsa yang tidak akan kembali, sedangkan sedasawarsa yang berikut belum tentu dapat dikecapi.

olehitu, aku berdukacita atas diriku sendiri. sungguh, aku hanya perempuan marhaen yang kerap mensia-siakan kehidupan.

Tuhan, maafkan aku... ... ...  
Ampunkan dosa-dosaku ... ... ...



 
 






credit : http://burning-liquid.deviantart.com/art/Escapism-321477117

No comments:

Post a Comment