Thursday, August 28, 2014

perempuan marhaen dan perepetnya

ini kisah perempuan marhaen dan perepetnya... ...
yang membosankan dan yang kau pilih untuk tidak mendengarnya... ...

masa memamah usia dengan begitu rakus,
jiwa-jiwa yang dulunya kental,
 telah dihakis sedikit demi sedikit oleh masa,
tanpa simpati,
masa itu berlalu,
 silih berganti,
tidak menunggu.

dan kemudiannya,
sabar dan tabah merupakan meditasi untuk meneutralkannya. 

rawan masa dan relung waktu yang menghilang daripada balang kehidupan... ...

aku, engkau, kami, kita,
sentiasa tidak akan menghargai sesuatu itu,
sehinggalah aku, engkau, kami, kita, kehilangannya.

aku, engkau, kami, kita
kerap terlupa untuk bersyukur akan sesuatu itu,
sehinggalah aku, engkau, kami, kita kehilangannya.

ini kisah perempuan marhaen dan perepetnya... ...
yang membosankan dan yang kau pilih untuk tidak mendengarnya... ...

No comments:

Post a Comment